KASIH SAYANG

Akhir zaman… semakin banyak yang hilang…

Semakin hilang rasa cinta dan kasih antara sesama kaum mukminin,
padahal Rosul bersabda, “Kalian tidak akan masuk surga sampai kalian beriman, dan tidaklah kalian beriman sampai kalian saling mencintai.”

Semakin hilang sifat berbaik sangka dan semakin banyak berprasangka bahkan sifat berburuk sangka yang tumbuh di hati seorang mukmin kepada mukmin yang lain,
padahal Rosul bersabda, “Hati-hatilah kalian terhadap prasangka.” kemudian Rosul bersabda, “Karena sesungguhnya prasangka adalah berita yang paling dusta.”

Semakin hilang sifat memaklumi, memaafkan, dan memberi udzur kepada saudaranya mukmin yang berbuat lupa dan kesalahan,
padahal para salafushsholeh mengajarkan, Abu Qilabah ‘Abdulloh bin Zaid Al-Jarmi berkata, “Jika sampai kepadamu kabar tentang saudaramu yang kau tidak sukai, maka berusahalah mencari udzur bagi saudaramu tersebut semampumu. Jika engkau tidak mampu mandapatkan udzur bagi saudaramu, maka katakanlah dalam hati, ‘Mungkin saudaraku mempunyai udzur yang tidak aku ketahui.”

Semakin hilang kesadaran bahwa kaum mukminin harus saling tolong menolong dalam ketaatan,
padahal Rosul bersabda, “Orang mukmin bagi mukmin yang lain bagaikan bangunan, menguatkan satu dengan yang lainnya.”

Semakin hilang sifat berterima kasih kepada orang mukmin yang memberikan kebaikan kepada saudaranya yang lain,
padahal Rosul bersabda, “Barangsiapa yang berbuat baik kepada saudaranya, maka balaslah dengan setimpal.”. Dan Sahabat ‘Aliy berkata, “Barangsiapa yang tidak memuji saudaranya atas niat baiknya maka ia tidak akan memuji perbuatan baik saudaranya itu.”

saudaraku ayolah kita saling mencintai karena Alloh, hilangkan hasad, dengki, ananiyah, ingatlah akan nikmat saling mencintai karena Alloh..Dan kita semua memohon kepada Alloh agar menjadikan kita semua sebagai orang-orang yang saling mencintai karena Alloh, yang Alloh nantinya berkata kepada mereka, “Dimanakah orang-orang yang saling mencintai karena Aku, maka pada hari ini Aku naungi mereka di bawah naungan-Ku, di hari yang tidak ada naungan kecuali naungan-Ku.”
— bersama Abdurrahman Hrd dan 22 lainnya.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s