Suara Hati Anak Keluarga Poligami

 

11 Desember 2008

Oleh : G e n a (Medan)

Gena sebagai anak yang mempunyai keluarga berpoligami ingin mengutarakan apa yang gena alami, apa yang gena rasakan yang mempunya ibu lebih dari satu.
Pertama sekali bapak menikah lagi pada saat itu Gena masih sekolah dasar. Dulu Gena belum tahu apa-apa tentang poligami. Tapi bapak pernah bilang, Gena nanti punya ibu baru, ibunya baik kok. Namanya juga masih anak-anak,Gena hanya bilang “iya” saja.
Lama kelamaan Gena diajarkan sedikit demi sedikit tentang poligami. Dan Gena sudah mulai mengerti tentang poligami yaitu suami yang beristri lebih dari satu.
Selama itu Gena menjalani hidup Gena seperti biasa, layaknya remaja. Kalau umi Gena tidak dirumah, Gena pasti kerumah ibu Gena yang ke dua. Ibu-ibu Gena yang lain semua sangat baik kepada Gena dan juga adik-adik Gena. Tak jarang kami semua ngumpul dalam satu rumah. Cerita-cerita dan bercanda. Gena dengan ibu-ibu yang lain sangat terbuka, sehingga apabila Gena ada masalah, Gena sharing sama ibu-ibu Gena. Anak-anak dari ibu-ibu yang lain juga sangat akrab. Kami semua tidak membedakan anak dari ibu keberapa, tapi kami semua adalah anak-anak dari keluarga yang sangat luar biasa. Di sekolah, semua teman-teman Gena tidak pernah menyudutkan Gena, mereka semua sangat mengerti posisi Gena, malah mereka mendukung Gena apabila Gena disudutkan oleh orang menentang poligami.
Gena malah bangga mempunyai keluarga seperti ini. Mempunyai ibu-ibu yang sangat baik kepada Gena,mempunyai adik-adik yang lucu terkadang nakal, dan mempunya bapak yang sangat bertanggung jawab atas keluarganya. Bapak Gena tidak pernah membedakan anak-anak. Bapak sangat sayang kepada kami semua. Tak jarang bapak sms/telp Gena apabila bapak sedang tugas keluar kota. Tidak hanya Gena, anak-anak yang lain juga sering dihubungi oleh bapak.
Bapak orangnya tegas tapi hatinya lembut. Bapak sering memberikan ceramah seusai sholat berjamaah. Bapak selalu memberikan yang terbaik untuk anak-anaknya.
Gena sering bicara soal poligami sama bapak. Bapak sudah mengambil jalan yang benar untuk berpoligami. Karena poligami itu salah satu cara menghindari dari zina. Bapak selalu harmonis dengan istri-istrinya yang lain. Kami semua sering dipertemukan dalam acara-acara pengajian, tamasya, shoping dll. Jadi tidak ada unsur dendam, iri, sirik kepada ibu-ibu yang lain. Malah Gena sangat sayang kepada ibu-ibu Gena, sangat menghormati mereka salayaknya ibu Gena sendiri.
Sebenarnya mempunyai keluarga poligami itu indah. Mempunyai ibu-ibu yang baik dan sholeh, mempunya bapak yang bertanggung jawab, mempunyai adik-adik yang banyak, menjalin silaturahmi, banyak saudara, dan lain-lain.
Poligami itu tidak suram seperti yang dibayangkan, apabila poligami itu dijalankan sesuai syariat Islam pasti poligami itu tidak menjadi suatu beban.
Berikut Gena berikan tips-tips bagi anak yang mempunyai keluarga yang berpoligami, semoga bermanfaat.
1. Sering komunikasi antar ibu-ibu yang lain
2. Mencoba mengenal lebih jauh tentang ibu-ibu yang lain
3. Selalu berfikir positif
4. Bermainlah dengan anak-anak dari ibu-ibu yang lain
5. Ajaklah bertukar pikiran
6. Buatlah pertemuan antara ibu-ibu yang lain agar kita menjadi akrab
7. Berikan senyum dan salamilah mereka apabila mereka berkunjung kerumah kita.
8. Apabila kita ada masalah jangan sungkan-sungkan untuk berbagi dengan ibu-ibu yang lain
9. Jagalah hati
10. Serahkan semuanya kepada Allah SWT.

Selamat menjalani kehidupan dalam keluarga poligami yang penuh kebahagiaan. 

 

Oleh: Gena

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s