HUKUM MENCERAIKAN ISTRI YANG SELINGKUH

assalamualaikum wr.wb
begini pak ustadz hubungan orangtua saya sudah tidak baik dikarenakan ibu saya diketahui selingkuh dengan mantan pacarnya semasa smp. mereka bertemu saat reuni beberapa tahun lalu. setelah reuni itu terlihat perubahan sikap yang signifikan dari ibu saya, ayah saya curiga lalu sering memantaunya. hingga pada akhirnya fix ibu saya benar2 selingkuh. awalnya ayah saya memberi kesempatan untuk bertaubat dan memaafkannya serta menuntunnya ke arah yang benar. namun nyatanya ibu saya dan selingkuhannya itu tetap menjalin hubungan yang dicurigai diperantara oleh sahabat ibu saya semasa smp. ayah saya geram dan dengan tegas mengajak cerai namun ibu saya menangis dan memohon karna di satu sisi ibu saya berat karna saya dan di satu sisi lagi si pria itu tidak memberi kepastian hubungan karena pria itu juga memiliki keluarga dan bahakan keluarganya sudah sering menghina dan mengingatkan ibt saya tapi ibu saya telah dibutakan cinta lama itu. saya sebagai anak merasa kasihan pada keduanya karena ayah saya tersiksa terus2an membohongi perasaannya demi terlihat biasa saja didepan saya dan sisi lain ibu saya juga sudah tidak bisa bergabung lagi dengan saya dan ayah saya karna jalan yang ia pilih telah berbeda.

pertanyaan :

1. ‘Kan dalam islam disebutkan jika bercerai itu haram tapi jika kondisinya seperti ini, apakah cerai masih haram?
2. ibu saya adalah orang yang rajin solat, berdoa, dan mengaji. namun telah dibutakan oleh cinta lama. apakah ibu saya berdosa?
3. apa yang harus saya lakukan dalam hal ini sebagai seorang anak?

saya mohon untuk merahasiakan alamat email atau pun nama saya
jika bisa tidak mempublikasikan ini ke website atau blog anda (redaksi: semua konsultasi akan dipublikasikan agar dapat diambil manfaat oleh pembaca lain. Tentu dengan nama dan identitas penanya dirahasiakan)
terimakasih, mohoon solusinya
NP

via email ke alkhoirot@gmail.com

JAWABAN 1: HUKUM MENCERAIKAN ISTRI YANG SELALU SELINGKUH

JAWABAN
1. Bercerai itu tidak haram dalam Islam. Baik karena ada perselisihan atau tidak. Akan tetapi tentu saja dianjurkan untuk tidak bercerai kecuali karena terj`dinya perselisihan. 

Rasulullah bersabda: أبغض الحلال إلى الله الطلاق ِArtinya: Perkara halal yang tidak disukai Allah adalah perceraian (talak). HR. Abu Daud, Baihaqi, Ad-Daruqutni.

2. Semua orang yang melakukan perbuatan yang dilarang Islam adalah dosa. Apakah dia rajin mengaji dan shalat atau tidak.

3. Sebaiknya Anda meminta ayah Anda agar mengingatkan ibu Anda agar menghentikan perbuatannya dan memintanya untuk bertaubat nasuha. Anda dapat juga membantu ayah untuk mencari orang yang disegani dan dihormati oleh ibu Anda agar menasihatinya untuk berhenti dan bertaubat. 

Kalau segala upaya tidak berhasil, maka tidak ada gunanya melanjutkan hubungan suami-istri dalam situasi seperti itu. Karena itu, ada baiknya Anda memberi saran pada ayah Anda agar menceraikannya. 

Namun demikian, kalau ayah Anda masih sayang dan tidak mau menceraikannya, maka itupun tidak apa-apa. Karena perzinahan istri (atau suami) tidak merusak keabsahan suatu pernikahan. Walaupun menurut Imam Ahmad, menceraikan istri yang berzina adalah sunnah (dianjurkan).

Berdasarkan sabda Rasulullah:

جاء رجل إلى النبي _صلى الله عليه وسلم_ وقال: إن امرأتي لا تمنع يد لامس. قال: غربها قال أخاف
أن تتبعها نفسي قال: استمتع بها

Artinya: Seorang laki-laki datang menghadap Nabi dan berkata: Istri saya tidak menolak tangan jahil (baca, suka selingkuh). Nabi menjawab: ceraikan dia. Laki-laki itu berkata: Tapi saya masih sayang. Nabi berkata: Kalau begitu, pertahankan (tidak perlu bercerai). Hadits riwayat (HR) Abu Daud.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s